
|

|

|

|

|
|

|



|
|
|

| |
OSCAR LAWALATA: JALAN TERJAL MENJADI DESAINER (BAGIAN 4)

|
|
| |
MEMBUKA ’JATI DIRI’
Setelah bertahun-tahun ‘perang dingin’ dengan sang ibu, akhirnya Oscar siap mental untuk ‘terbuka’ tentang jati diri, kegundahan, dan mimpi-mimpinya.
Dari DVD yang diputar Oscar untuk femina, pergelaran itu memang megah. Dari pintu masuk, undangan telah disambut suasana negeri Cina. Panggung superluas dihiasi bias warna merah dan kilauan lampu. Atraksi Wushu hadir membuka acara, diikuti para peragawati yang membawakan busana-busama indah, seksi, dan dihiasi detail unik yang istimewa.
Para peragawan mengenakan jas-jas berkerah Cina, dipadu pantalon selutut atau tanpa pantalon (hanya pakai celana dalam) sama sekali, dengan tato di sepanjang paha dan betis, serta kaki telanjang. Unik dan mengejutkan.
Titi DJ dan Aning Katamsi, yang tampil menyanyi dalam balutan busana karya Oscar, menggambarkan bahwa hasil karya Oscar juga bisa dipakai oleh wanita yang bukan model. Menurut Oscar, hal itu adalah hasil sebuah perjalanan panjang. “Pada awal saya merancang, baju-baju saya memang diperuntukkan bagi wanita langsing bertubuh indah. Namun, sekarang tidak lagi. Saya juga senang ‘mendandani’ wanita bertubuh besar,” kata Oscar, sambil menyantap makanan Jepang favoritnya.
Pergelaran megah itu diakhiri dengan gema panjang tepuk tangan yang menyambut kehadiran sang perancang di atas panggung. Confetti berhamburan, dan Oscar menerima karangan bunga dan ciuman sebelum kembali ke balik panggung.
Reggy yang duduk di barisan depan, tak sanggup menahan deraian air mata. “Dada saya seakan mau pecah dipenuhi kebanggaan,” ujar Reggy, terharu. Terbayang kembali di benaknya masa kecil Oscar yang prihatin, jarang minum susu, dan hanya bisa bermain sepeda pinjaman di Pasar Rumput. Kini, putra tercintanya itu benar-benar telah berhasil menjadi desainer terkenal. “Saya benar-benar bangga,” ulang Reggy, dengan suara parau.
Namun, di balik kebanggaan Reggy, tak sedikit orang yang mengagumi Reggy. Penyanyi Shanty, yang hadir di pergelaran tersebut, mengungkapkan, ”Kalau saya punya enam jempol, semua akan saya acungkan untuk Mbak Reggy. Dia ibu yang hebat!”
SEMPAT TERLENA DI DUNIA GEMERLAP
Reggy memang hebat, apalagi di mata Oscar. “Mamalah yang membantu penuh bisnis saya, mengurus bagian HRD, finance, maupun marketingnya,” ucap Oscar, yang memang kerap menemukan kendala berbisnis karena kurang mahir mengomunikasikan keinginannya kepada para pegawai. Hal itu biasanya lantas diambil alih oleh Reggy. Begitu pula soal keuangan dan pajak, Oscar tak tahu-menahu sama sekali. Ia hanya berkonsentrasi pada berkarya.
Mau tak mau, kehidupan pribadi Reggy pun harus terus terbagi, termasuk perkawinannya dengan Nick Brieknell, seorang warga negara Australia (keduanya menikah pada tahun 2003). Pekerjaan Nick sebagai asisten atase pertahanan Australia, membuat Reggy kerap ‘berdinas’ di dua negara. Demi Oscar, Reggy rela bolak-balik Jakarta-Australia. Di tahun 2005, meskipun suaminya tak pernah keberatan, Reggy mulai berniat menumpahkan perhatiannya secara penuh untuk rumah tangganya. “Saya merasa, sudah saatnya Oscar mandiri,” ucap Reggy dengan bijak.
Perlahan-lahan, Reggy meminta Oscar mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan bisnisnya. Namun, Oscar merasa tak sanggup. “Saat itu saya benar-benar tak sanggup. Kalau Mama tidak membantu, saya memutuskan menutup bisnis ini, dan hanya menjadi desainer saja, atau belajar fashion ke luar negeri,” kata Oscar, yang menganggap bisnis yang dibangunnya adalah bisnis keluarga.
Bersamaan dengan itu, Oscar pun mulai mengenal dunia gemerlap. Hampir setiap malam, kolektor kain-kain Nusantara ini muncul di berbagai acara, bahkan ia sempat dijuluki ‘Ratu Pesta’.
“Saya yang dulu tak sempat menikmati semua itu karena tak punya uang, sekarang diundang ke sana kemari. Ya, saya memang menikmatinya. Selain itu merupakan sesuatu yang baru bagi saya, saya juga bisa memperluas pergaulan,” kata Oscar yang mengaku, saat itu tak menggunakan uangnya untuk berfoya-foya dan tak pernah mengenal obat-obatan terlarang.
Penampilannya yang unik, dengan tubuh semampai dan wajah disebut-sebut secantik Dian Sastrowardoyo, membuat Oscar menjadi bintang videoklip grup band Dewa, dan menjadi salah satu pemain dalam film Banyu Biru bersama Tora Sudiro. N-manya kini memang telah menjadi bagian dari dunia selebriti.
Waktunya pun makin sempit, sehingga Reggy berkali-kali memperingatkan Oscar untuk kembali berkonsentrasi pada bisnisnya. Dan, dengan bantuan motivasi dari Reggy, akhirnya Oscar kembali ke rel semula yang menjadi pilihan hidupnya. “Sedikit demi sedikit, saya mengurangi kehadiran saya di berbagai pesta. Saya hanya hadir di acara-acara tertentu saja,” kata Oscar, yang dengan jujur mengakui ada banyak ‘kepalsuan’ di dunia gemerlap yang pernah dimasukinya itu.
Pelan-pelan Oscar mulai mempelajari satu demi satu pekerjaan-pekerjaan di kantornya, yang dulu ditangani penuh oleh Reggy. Ia pun mulai membuat sistem sendiri untuk membantu mengontrol manajemen. Berdua Reggy, Oscar memilih orang-orang kepercayaan. Hal ini, diakui Oscar, sama sekali tak mudah.
Sementara itu, kehidupan pribadi Oscar masih terus sepi dari cinta. Tak dipungkiri Oscar, dirinya pernah dua kali merasa jatuh cinta, namun sebatas perasaan saja. Justru di saat-saat itu, Reggy bisa bertindak sebagai best friend dengan memberi masukan dan memompa keberanian Oscar untuk berani mengungkapkan perasaannya. "Perasaan itu akhirnya berlalu begitu saja. Bisa dibilang bertepuk sebelah tangan," kata pria pendiam ini, tersenyum tipis.
Ketika ditanyakan siapakah orang-orang yang pernah dicintainya, Oscar menghindar menjawabnya dengan halus. Namun Oscar mengaku tak menutup kemungkinan mencintai pria ataupun wanita. “Saya tidak mengotak-ngotakkan manusia berdasarkan jenis kelaminnya. Mungkin saya akan jatuh cinta pada pria, atau, bisa saja, pada wanita, asalkan merasa saling cocok,” ucap Oscar, tenang.
Bersambung
Serial Terkait :

» OSCAR LAWALATA: JALAN TERJAL MENJADI DESAINER (BAGIAN 1)

» OSCAR LAWALATA: JALAN TERJAL MENJADI DESAINER (BAGIAN 2)

» OSCAR LAWALATA: JALAN TERJAL MENJADI DESAINER (BAGIAN 3)

» OSCAR LAWALATA: JALAN TERJAL MENJADI DESAINER (BAGIAN 5)


|
|
|

www.femina.co.id © 2010 Hak Cipta Oleh Femina Online.
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/ mengcopy isi website tanpa izin dari pihak Femina Group.
|
|
|